Tantangan Jawa Timur ke Depan Versi Emil Dardak

0
29
Advertisement

 

idealoka.com – Tokoh muda yang juga Bupati Trenggalek Emil Elastianto Dardak melihat ada banyak tantangan bagi calon pemimpin Jawa Timur ke depan. Pandangannya ini disampaikan di tengah dinamika menjelang Pilkada Jawa Timur 2018.
Suami dari selebriti Arumi Bachsin ini mencatat setidaknya ada beberapa hal yang jadi tantangan Jawa Timur seperti daya saing produk pertanian dan ketersediaan lahan, akses kesehatan, dan kultur masyarakat.
“Kita punya tantangan besar dalam daya saing pertanian. Singkong katanya impor padahal kita menanam singkong. Kedua, di Jawa lahan mahal. Semua ini pekerjaan rumah yang besar dan bagaimana pembangunan kita berlandaskan iptek dan kewirausahaan yang unggul,” katanya usai jadi pembicara dalam pertemuan pemuda lintas iman se-ASEAN dan dunia atau ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) 2017 di Jombang, Jawa Timur, Minggu, 29 Oktober 2017.
Ia optimis semua bisa diatasi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta jiwa wirausaha yang gigih. “Kalau itu bisa terpenuhi insya Allah Jawa Timur bisa lepas landas dan mengatasi ujian yang ada saat ini,” ujar bupati yang masih berusia 33 tahun ini.
Menurutnya, kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Soekarwo selama sepuluh tahun belakangan sudah baik tapi masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki. “Misalnya akses kesehatan yang harus didorong. Kadang masyarakat bisa beli motor tapi bikin WC yang memenuhi syarat masih ada yang belum tergerak, ada masalah kultural,” katanya.
Kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat itu, menurutnya, kadang jadi kendala pembangunan yang dilakukan pemerintah. “Kalau dia punya uang dan mampu tapi enggak bisa dong kita bantu bikinkan kalau sanitasi rumahnya belum memadai. Atau dia membangun rumah di tanah yang rawan longsor. Ini pekerjaan rumah yang harus dipecahkan di Jawa Timur,” ucap peraih gelar doktor bidang ekonomi pembangunan dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang, ini.
Emil jadi salah satu figur yang dilirik partai politik untuk maju dalam Pilkada Jawa Timur 2018. Namun ia mengaku masih belum ada komitmen apapun dengan pihak-pihak yang tertarik akan mengusungnya baik sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur. “Saya saat ini tidak melihat ada hal yang perlu saya sikapi secara komitmen karena tentunya kita hormati beliau-beliau yang sudah memberikan apresiasi pada kami dan jadi motivasi,” katanya. Emil dikabarkan tengah didekati sejumlah partai politik yang mewacanakan poros baru atau alternatif.
Wacana poros baru muncul dari kelompok parpol yang belum menyatakan dukungan pada bakal calon gubernur yang namanya sudah muncul sejak awal yakni Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa. (*)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here