Ketika Peraih Beasiswa Kuliah Berbagi Kisah di Sekolah

0
34
Advertisement

idealoka.com – Menjadi apa dan siapa di masa mendatang adalah tanggung jawab diri sendiri dalam merangkai mimpi dan mewujudkannya. Bangsa yang mampu bergerak maju pun juga pasti berangkat dari generasi muda yang mampu menatap masa depan melalui cita-cita yang telah dipersiapkan untuk menjadi insan yang bermanfaat dan kontributif di bidang masing-masing.

Hal inilah yang disadari para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Republik Indonesia yang kemudian diwujudkan melalui kegiatan Massive Action : Toreh Cita 1000 Anak Bangsa yang dilaksanakan serentak di 26 provinsi di Indonesia, salah satunya di MAN 6 Jombang.
“Acara ini dilaksanakan alumni dan penerima beasiswa LPDP yang diwadahi dalam komunitas Mata Garuda dan diharapkan bisa menginspirasi para siswa,” kata Erti Hamimi, koordinator Massive Action wilayah Jombang, Kamis, 19 April 2018.

Advertisement


Kegiatan yang merupakan rangkaian dari acara Welcoming Alumni 2018 ini dikemas dengan cerita dari inspirator dan dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan peta mimpi.

“Kegiatan ini sebagai kepedulian kami terhadap adik-adik yang duduk di bangku sekolah menengah atas untuk memberi gambaran masa depan dan membantu mereka merangkai cita-cita dari sekarang,” kata Exma Mu’tatal Hikmah, sekretaris Massive Action di Jombang. Menurutnya, kegiatan ini sengaja digelar di sekolah yang tidak berada di pusat kota. “Justru dari sinilah kita bisa melihat realita masyarakat yang unpredictable. Polos dan masih mayoritas belum banyak gambaran masa depan” ujarnya.

Para siswa antusias dengan kegiatan ini. “Kami menjadi lebih semangat dan percaya diri bahwa madrasah kami mampu menggapai masa depan yang cerah” kata salah satu siswa MAN 6 Jombang Jamal.

Kepala MAN 6 Jombang Fahmie Amrullah berterima kasih dan berharap kegiatan sejenis ini dilakukan secara rutin untuk mengubah mindset anak didiknya dalam menggapai masa depan. “Jangan senang menjadi manusia yang tertinggal di provinsi yang tidak tertinggal, jangan senang menjadi manusia yang tertinggal di Indonesia yang seharusnya tidak tertinggal.” ujarnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here