Warga Surabaya Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden

0
142
Advertisement

idealoka.com – Sejumlah elemen warga di Surabaya, Jawa Timur, menolak rencana Deklarasi #2019GantiPresiden yang akan digelar di Tugu Pahlawan, Minggu, 26 Agustus 2018. Salah satunya Koalisi Satu Hati Negara Kesatuan Republik Indonesia (KSH-NKRI).

KSH-NKRI menganggap gerakan tersebut sebagai upaya menggulingkan pemerintahan yang sah. “Banyak warga Surabaya memandang bahwa aksi #2019GantiPresiden adalah aksi kudeta terhadap pemerintah sekarang,” ujar koordinator KSH-NKRI Mochamad Ansori melalui rilis yang diterima, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Advertisement

Selain menolak, KSH-NKRI juga mendesak aparat kepolisian menangkap penggagas, panitia, dan pendukung deklarasi #2019GantiPresiden. “Kami meminta kepada kepolisian agar menangkap semua pihak yang terlibat dalam Deklarasi #2019GantiPresiden,” kata Ansori.

Menurut Ansori, gerakan tersebut dapat memicu kegaduhan dan perlawanan elemen masyarakat di Jawa Timur khususnya Surabaya. Gerakan tersebut juga dianggap bisa mengganggu kerukunan masyarakat khususnya Surabaya yang sangat majemuk.
“Harga negara ini jauh lebih mahal daripada sekedar pemimpinnya. Saya selaku koordinator Koalisi Satu Hati NKRI menolak Deklarasi #2019GantiPresiden di Kota Surabaya,” katanya.

Jika deklarasi tersebut tetap dilaksanakan, ia mendesak aparat kepolisian membubarkan. Ia juga menghimbau kepada masyarakat Surabaya tetap tenang. “Jika deklarasi tetap lanjut, kami meminta Polrestabes Surabaya untuk membubarkan,” ujar Ansori.

Sebagaimana informasi yang beredar, Minggu, 26 Agustus 2018, akan digelar Deklarasi #2019GantiPresiden meski penyelenggara tak mengantongi izin dari kepolisian setempat. Acara tersebut rencananya akan dihadiri musisi sekaligus bakal caleg Partai Gerindra, Ahmad Dhani. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here