VIDEO: Makna Tradisi Pedang Pora dalam Pergantian Pimpinan Kepolisian

0
111
Advertisement

idealoka.com – Tradisi pedang pora merupakan tradisi unik di kalangan kepolisian dan militer yang biasa dilakukan dalam pergantian pimpinan kepolisian dan militer maupun pernikahan anggota kepolisian dan militer. (Klik video diatas atau klik link iniĀ https://www.youtube.com/watch?v=z5ZoEaJqP3s&feature=youtu.be)

Advertisement

Seperti yang terlihat saat pelepasan dan penyambutan Kapolres Mojokerto dari AKBP Budhi Herdi Susianto kepada AKBP Boro Windu Danandito pada 14 Mei 2016. Sebagai Kapolres baru, AKBP Boro Windu Danandito bersama istri disambut dengan formasi pedang pora yang dihunus di atas kepala seperti gapura dan berbaris memanjang saat memasuki gerbang Markas Polres Mojokerto.

Formasi pedang yang dihunus di atas kepala dan membentuk barisan gapura itu dimaksudkan agar pimpinan yang baru siap melangkah dalam menghadapi segala rintangan dengan jiwa ksatria.

Setelah melewati gapura pedang pora, Kapolres baru bersama istri disambut dengan tarian tradisional. Kapolres baru juga berkenalan dan bersalaman dengan perwira yang jadi pejabat utama di Polres Mojokerto. Setelah itu, Kapolres baru bertemu dengan Kapolres lama yang menanti di pintu masuk gedung utama Polres setempat.

Setelah itu, Kapolres lama bersama isteri dilepas dengan menggunakan tradisi pedang pora. Pertama, keduanya berada di bawah formasi pedang pora melingkar seperti payung dan formasi pedang pora gapura. Ini dimaksudkan agar keduanya selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Lalu keduanya melangkah di bawah formasi pedang pora berbentuk gapura memanjang. Kapolres lama juga berpamitan dan bahkan berangkulan dengan seluruh pejabat utama Polres setempat. Nyanyian lagu perpisahan semakin menambah rasa haru dan isak tangis para ibu-ibu Bhayangkari pun tak terbendung.

Kapolres lama bersama istri diantar sampai ke pintu gerbang keluar Polres dan keduanya menaiki kereta kencana yang ditarik dengan tenaga manusia. Para penarik adalah perwira dan anggota Polres setempat. Dengan menaiki kereta kencana, Kapolres lama dan istri diantar sampai menuju mobil yang disiapkan untuk mengantar mereka pulang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here