VIDEO: Meriahnya Kirab Dongkrek dan Budaya Desa Mejayan Madiun 2018

0
366
Advertisement

idealoka.com – Desa/Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar kirab dongkrek dan budaya, Minggu, 16 September 2018. Kegiatan yang digelar setiap bulan Muharam atau Sura dalam penanggalan Jawa ini diikuti sekitar 1.600 peserta.

Advertisement

Selain para pamong, peserta pawai adalah warga dusun dan para siswa yang bersekolah di wilayah desa setempat. Mereka mengenakan pakaian adat Jawa dan pakaian khas kesenian dongkrek. Tidak hanya itu, pakaian kreasi juga dikenakan selama kirab mengelilingi desa.

Kirab dongkrek kali ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, melibatkan seluruh elemen sebagai peserta dengan menyajikan beragam kreasi seni. Sedangkan pada Sura sebelumnya hanya diikuti para pamong dan pemain kesenian dongkrek.

Ketua panitia kirab dongkrek dan budaya, Suparman, mengatakan kirab dongkrek rutin digelar setiap Sura. Konon, kegiatan itu sebagai upaya mengusir pageblug  atau wabah penyakit di desa setempat. “Kirab ini merupakan rangkaian bersih desa, sebelumnya digelar doa bersama dan kegiatan lain,’’ kata dia.

Kepala Desa Mejayan, Titik Handayani, mengatakan bahwa budaya kirab dongkrek dikenalkan oleh demang (jabatan setingkat kepala desa yang membawahi lima desa) Raden Ngabei Lo Prawirodipuro sekitar tahun 1867. Sejak saat ini, kesenian dongkrek senantiasa dikirab mengelilingi desa.

Seiring berjalannya waktu, dongkrek dinyatakan sebagai kesenian asli Mejayan. Karena itu, perlu dilestarikan dengan melibatkan seluruh pihak. Salah satu upaya yang dilakukan melalui kirab dongkrek dan budaya yang diikuti ribuan peserta.

“Jangan sampai dongkrek punah, karena dongkrek sudah diakui sebagai ikonnya Madiun,’’ ujar Titik. (*)

Naskah & Videografer: ND Nugroho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here