Foto Disalahgunakan, SPN Polda Jatim Laporkan Postingan Anggota Polri Dukung Prabowo-Sandi

0
977
Advertisement

idealoka.com – Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Mojokerto dibantu tim Cyber Crime Kepolisian Daerah Jawa Timur menyelidiki postingan di akun Facebook yang bertuliskan dukungan Polri pada calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Postingan tersebut diunggah akun Facebook Wisnu Inu pada 12 November 2018.

Pengunggah memasang foto puluhan anggota Polri bersongkok putih duduk bersila di dalam gedung atau aula. Pengunggah foto juga menuliskan keterangan yang berisi:

Advertisement

“Dapat dri grub suruh nyebarin biar merinding penjilat2 yg main curang. KAMI POLRI SIAP MENGAWAL SUARA PRABOWO-SANDI DI PILPRES 2019. DEMI MENJAGA KEAMANAN NEGARA NKRI BAGAIMANA PENDUKUNG PRABOWO-SANDI APA SIAP MENGAWAL SUARA 02 DEMI MENUJU PERUBAHAN.”

Postingan foto dan teks tersebut tersebar sudah lebih dari 400 kali namun telah dihapus setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Postingan ini beredar di media sosial termasuk di internal kepolisian di Kota dan Kabupaten Mojokerto. Setelah diselidiki berdasarkan foto yang terpasang, polisi memastikan foto tersebut adalah foto kegiatan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur yang ada di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Kepala SPN Polda Jatim Komisaris Besar Indra membenarkan jika foto yang dipasang terduga penyebar hoaks tersebut adalah kegiatan di SPN Mojokerto. “Foto tersebut adalah kegiatan Pembukaan Pekan Santri tahun 2017 yang dihadiri Bapak Anton Bahrul Alam mantan Kapolda Jatim beserta tim bertempat di Gedung Dharma,” kata Indra saat dikonfirmasi, Senin malam, 19 November 2018.

Indra mengatakan kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan SPN setempat, pengasuh, dan siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tugas Umum Tahun Angkatan 2017 yang berjumlah 711 siswa.

Menurut Indra, kepastian foto itu kegiatan di SPN Mojokerto dilihat dari badge yang dipakai siswa atau peserta dan ciri-ciri bangunan atau gedung tempat kegiatan. “Itu foto di Gedung Dharma SPN Polda Jatim di Mojokerto,” katanya.

Tidak ada yang janggal dalam foto tersebut, namun yang jadi masalah adalah komentar dari pengunggah foto yang menuliskan informasi bohong dengan mengklaim dukungan Polri pada Prabowo-Sandi. “Oleh karena itu masalah ini kami adukan ke Polres Mojokerto,” kata Indra. Indra tak tahu darimana pengunggah mendapatkan foto tersebut. Ia berharap polisi bisa menemukan siapa pengunggahnya karena postingan tersebut merugikan institusi Polri. (*)