Ubaya Training Center Jadi Lokasi Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan Jawa Timur 2018

0
292
Advertisement

Ubaya Training Center Jadi Lokasi Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan Jawa Timur

idealoka.com – Ubaya Training Center (UTC) yang berada di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto jadi lokasi Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan Jawa Timur Tahun 2018. Jambore yang diikuti 850 aktivis pemuda dan mahasiswa ini digelar Jum’at-Minggu, 14-16 Desember 2018.

Advertisement

Sejumlah pejabat dan akademisi hadir dalam pembukaan jambore tersebut, Jum’at, 14 Desember 2018. Mereka antara lain Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) Prof. Ir. Joniarto Parung, MMBAT, Ph.D., Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Hariyatno, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, dan lain-lain.

Jambore diikuti perwakilan aktivis dari 25 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan sejumlah organisasi mahasiswa di Jawa Timur antara lain Himpunan Mahasiswa Isam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Pemuda Muslimin Indonesia. Jambore ini diselenggarakan kelompok Cipayung Plus yang merupakan forum komunikasi antar organisasi mahasiswa.  

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengingatkan peran pemuda dan mahasiswa untuk ikut mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Soekarwo juga mengingatkan tantangan dan solusi menghadapi globalisasi dan liberalisasi dengan membekali kemampuan berwirausaha.

“Hari ini kita berkumpul tidak hanya mencintai indonesia tapi di sisi lain meningkatkan nilai-nilai kerwirausaahaan. Ini yang mengisi titik kosong  dalam pembelaan rakyat terhadap liberalisasi,” kata pejabat yang juga mantan Ketua Umum Persatuan Alumni GMNI tahun 2010-2015.

Sementara itu, Kepala Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengingatkan para aktivis pemuda dan mahasiswa di Jawa Timur agar tak terpancing informasi bohong atau hoaks terutama dalam perhelatan Pemilu 2019. “Kita harus mampu menyikapi setiap perkembangan dengan bijak, jangan sampai mudah terprovokasi dengan berita yang belum pasti kebenarannya,” kata Luki.

Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) Prof. Ir. Joniarto Parung, MMBAT, Ph.D. yang juga hadir dalam pembukaan jambore mengapresiasi kegiatan yang digelar para aktivis mahasiswa tersebut. “Ubaya sebagai universitas kebangsaan mendukung penuh segala upaya pemuda khususnya pemuda yang selalu berpikir persatuan dan kehidupan yang saling menghargai dalam perbedaan. Pemuda yang memikirkan masa depan bangsa dan saling mendukung untuk membangun bangsa,” ujarnya.

Dalam jambore ini, para aktivis mahasiswa akan mengikuti sejumlah dialog bertema kebangsaan, keadilan sosial, pendidikan, toleransi, keberagaman, dan kewirausahaan. Sejumlah tokoh politik, tokoh agama, dan aparatur negara tingkat nasional dan Jawa Timur akan jadi pemateri dalam dialog. Selain dialog, panitia juga mengagendakan deklarasi pemilu damai yang diikuti perwakilan aktivis mahasiswa dan KPU serta Bawaslu Jawa Timur. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here