Rekam Jejak Anggota DPD Jatim Terpilih, Didominasi Pengusaha Sekaligus Politisi

0
345
Advertisement

idealoka.com – Empat orang dengan suara terbanyak dipastikan akan mewakili Jawa Timur melalui Dewan Perwakilan Daerah (DPD) lima tahun mendatang periode 2019-2024.

Suara terbanyak diraih Evi Zainal Abidin dengan 2.416.663 suara, disusul La Nyalla Mattalitti 2.267.058 suara, Ahmad Nawardi 1.414.478 suara, dan Adilla Azis 1.322.755 suara. Dari empat orang itu, hanya Nawardi yang calon inkumben.

Advertisement

Keempat DPD Jawa Timur terpilih tersebut pernah aktif di partai politik. Sebelum terjun ke politik, Evi, La Nyalla, dan Adilla adalah pengusaha. Sedangkan Nawardi pernah menjadi wartawan salah satu media nasional di Surabaya.

Evi Zainal Abidin

Evi lahir dari keluarga peternak sapi perah di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dan menjadi manajer Koperasi Susu “Suka Makmur”. Evi kemudian masuk ke politik dan menjadi Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Partai Demokrat periode 2009-2014 dan Anggota DPR RI dari Partai Demokrat periode 2014-2019. Perolehan suara Evi banyak didapat dari komunitas atau kelompok peternak sapi di Pasuruan maupun Jawa Timur.

La Nyalla Mattalitti (okezone.com)

La Nyalla pernah jadi kader Partai Golkar dan aktif di Kosgoro dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Ia juga pernah memimpin organisasi Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur dan jadi Ketua DPW Partai Patriot Jawa Timur 2008-2013. Partai Patriot didirikan para tokoh PP. La Nyalla juga pernah jadi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur dan Ketua Umum Pengurus Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Tahun 2016 La Nyalla pernah jadi terdakwa korupsi dana hibah Pemprov Jawa Timur untuk Kadin Jawa Timur periode 2011-2014 namun tidak terbukti dan dibebaskan oleh pengadilan dan dikuatkan Mahkamah Agung (MA) di tingkat kasasi pada Mei 2019.

Adilla Azis

Sementara itu, Adilla pernah jadi Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Malang dan Anggota DPRD Kabupaten Malang periode 2009-2014. Adilla adik dari Djamal Aziz bekas Anggota DPR RI dari Partai Hanura yang berpindah jadi caleg Partai Gerindra pada Pemilu 2019. Djamal dan Adilla mengelola Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PPTKI) milik keluarga. Djamal banyak membantu Adilla untuk berkarir di partai politik dan juga sampai terpilih jadi anggota DPD.

Adilla dan Djamal pernah dituduh menyuap oleh calon inkumben, Ahmad Sofwani, dalam pemilihan Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Malang tahun 2010. Djamal dituding ada dibalik penggalangan dukungan dan dugaan suap pada Ketua-ketua PAC Partai Hanura di Kabupaten Malang saat itu. Namun tuduhan itu dibantah Djamal.

Ahmad Nawardi

Sedangkan Nawardi adalah bekas wartawan salah satu media nasional di Surabaya dan pernah jadi Anggota DPRD Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2009-2014. Namun di tahun 2011 Nawardi diberhentikan dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) setelah tersandung kasus asusila. Lalu menjadi Anggota DPD periode 2014-2019 dan pria asal Madura itu kini jadi Anggota DPD kembali untuk periode 2019-2024.

“Masyarakat Jatim berharap keempat Anggota DPD terpilih tersebut dapat menjalnkan amanah dan harus mampu mendorong percepatan dan perbaikan pembangunan Jatim,” kata Koordinator Parliament Watch Jawa Timur Umar Solahudin, Minggu, 30 Juni 2019.

Umar mengatakan publik harus terus mengawal dan mengontrol kinerja para anggota DPD. “Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan politik, para anggota DPD perlu memberikan progress report kerja dan kinerjanya setiap tahun dan disampaikan pada masyarakat melalui berbagai media,” ujar staf pengajar di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya ini. (*)

Referensi:

https://www.merdeka.com/peristiwa/la-nyalla-bebas-dari-kasus-korupsi-dana-hibah-kadin-jatim-2-rekeningnya-dibuka-lagi.html

https://tirto.id/sejarah-hidup-la-nyalla-mattalitti-yang-kini-berbalik-dukung-jokowi-db4M

https://surabaya.tribunnews.com/2010/06/23/pascapemilihan-kubu-sofwani-dan-adila-saling-serang

https://nasional.kompas.com/read/2009/04/22/09102116/beda.partai.4.bersaudara.jadi.anggota.dpr

https://nasional.tempo.co/read/347070/hamili-janda-politikus-pkb-jawa-timur-dipecat-dari-jabatannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here