Sempat Diinfus, Siswa MAN Ini Raih Medali Perak Olimpiade Astronomi di Hungaria

0
141
Hilmi Nuruzzaman
Advertisement

idealoka.com – Kabar menggembirakan datang dari Hungaria. Tim Indonesia berhasil meraih 1 perak, 2 perunggu, dan 1 Honorable Mention pada 13th International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2019 atau Olimpiade Astronomi dan Astrofisika Internasional ke-13 Tahun 2019 pada 2-10 Agustus 2019 di Keszthely, Hungaria.

Tim Indonesia terdiri atas lima siswa yaitu Hilmi Nuruzzaman (perak), Akhdan Dzaky (perunggu), Ananda Hafidh (perunggu), Vito Ghifari (Honorable Mention), dan Razita Afrina. Mereka bersaing dengan 260 siswa dari 47 negara.

Advertisement

Hilmi asalah siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Hilmi anak dari pasangan Herman Susilo dan Andri Yunia. Herman merupakan Tenaga Ahli Program Keluarga Harapan (PKH) Pusat.

Herman bersukur Indonesia mampu melanjutkan tradisi meraih medali dalam Olimpiade Internasional. Hal tersebut tak lepas dari bimbingan, dukungan, dan doa para pembimbing. “Terima kasih kepada civitas akademika MAN Insan Cendekia, Serpong, pembimbing dari ITB, dan Direktorat Pengembangan Siswa Kemendikbud atas semua dukungannya,” ujar Herman, 9 Agustus 2019.

Perjalanan Hilmi menuju olimpiade internasional cukup berliku. Saat Olimpiade Sains tingkat Provinsi Banten Tahun 2018, Hilmi sempat diinfus karena sakit. Sebenarnya sang ibu yang juga dokter menyarankan Hilmi tidak perlu ikut olimpiade provinsi. “Tapi dia berurai air mata karena sedih, memaksa tetap ikut olimpiade,” kata Herman.

Akhirnya ia dibawa ambulans dengan tangan terinfus dan tetap mengikuti olimpiade sains di Anyer, Banten. “Alhamdulillah lolos ke tingkat nasional,” kata Herman. Bahkan Hilmi meraih meraih emas dan Best Practice pada Olimpiade Sains tingkat Nasional (OSN) 2018 di Padang, Sumatera Barat.

Untuk mengikuti olimpiade internasional, para juara OSN 2018 harus mengikuti seleksi lagi. “Mereka melalui 3 tahap seleksi nasional,” ujar dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga pembimbing tim olimpiade, Mochamad Ikbal Arifyanto. Dari seleksi tersebut dipilih lima siswa terbaik yang akan mengikuti olimpiade internasional di Keszthely, Hungaria, termasuk Hilmi.

Tim olimpiade datang ke Hungaria bersama pembimbing dari ITB yakni Hakim Luthfi Malasan dan Mochamad Ikbal Arifyanto, dan Rina Imayanti sebagai Kepala Seksi Pembelajaran Sub Direktorat Kurikulum Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud.

Kepala MAN Insan Cendekia, Serpong, Persahini Sidik menganggap ini prestasi yang diraih tersebut adalah kado HUT Kemerdekaan Indonesia ke-74. Ia juga bersukur tahun 2019 ini MAN Insan Cendekia, Serpong, berhasil mengantarkan dua siswanya ke olimpiade internasional.

“Alhamdulillah selamat untuk Hilmi. Belajar adalah ibadah, prestasi untuk dakwah, madrasah hebat bermartabat,” tutur perempuan yang biasa dipanggil Penny ini memberi semangat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here