Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan, Pemkab Kediri Berikan Pembinaan Mental

0
235
PEMBINAAN MENTAL - ASN di lingkungan Pemkab Kediri mengikuti pembinaan mental di Basement Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Senin, 6 Januari 2020.
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Pembinaan mental kembali digelar Pemkab Kediri, Senin, 6 Januari 2020, di Basement Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri. Hadir pada kegiatan ini Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Dede Sujana, seluruh Kepala SKPD, karyawan, dan karyawati Pemkab Kediri.

Haryanti berpesan agar dalam melaksanakan tugasnya para ASN tidak semata-mata hanya menjalankan kewajiban. Namun sebagai bentuk pengabdian dan ibadah yang dilandasi niat yang tulus untuk bekerja sebaik mungkin, demi kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Kediri.

PEMBINAAN MENTAL – Bupati Kediri Haryanti Sutrisno memberikan sambutan dalam pembinaan mental ASN di Basement Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Senin, 6 Januari 2020.
Advertisement

“Manfaatkan pembinaan mental ini sebagai sarana perbaikan diri, peningkatan solidaritas, dan kebersamaan antar pegawai sebagai suatu pondasi untuk menguatkan dalam pelaksanaan seluruh program kerja Pemkab Kediri,” kata Haryanti.

Sebagai penceramah pada pembinaan mental kali ini adalah ustad Misdi. Misdi menyampaikan bahwa sebagai manusia, kita harus mampu memulai hari dengan hal-hal yang baik.

Salah satunya dengan meningkatkan etos kerja. Ada lima etos kerja yang harus dilaksanakan yaitu bekerja dengan ikhlas, bekerja disiplin, bekerja teliti, bekerja amanah, dan bekerja dengan menjaga kekompakan.

PEMBINAAN MENTAL – ASN di lingkungan Pemkab Kediri mengikuti pembinaan mental di Basement Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Senin, 6 Januari 2020.

Selain itu, untuk mencapai sebuah keberhasilan dan kemajuan, pelaksanaan etos kerja tersebut juga harus diimbangi dengan ibadah.

“Bekerjalah kamu di dunia seakan-akan kamu hidup selamanya. Tetapi, ibadahlah kamu seakan-akan kamu akan mati esok hari. Bekerja yang diimbangi dengan ibadah dan selalu teringat kepada Allah, insya Allah pekerjaan akan berjalan dengan lancar,” katanya.

Ia pun mengatakan manusia yang maju adalah manusia yang mau menerima masukan dari rekan ataupun atasan. Masukan tersebut dapat dijadikan sebagai bahan untuk instrospeksi diri dalam melaksanakan pekerjaan yang lebih baik. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here