Khofifah Bersama Pangdam V/Brawijaya Tanam Vetiver di Lereng Semeru

0
36
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, dan masyarakat melakukan gerakan tanam vetiver di lereng gunung Semeru khususnya di Ranupani Kecamatan Senduro, Lumajang, Sabtu, 15 Februari 2020.
Advertisement

idealoka.com (Lumajang) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi melakukan gerakan tanam vetiver di lereng gunung Semeru khususnya di Ranupani  Kecamatan Senduro, Lumajang, Sabtu, 15 Februari 2020. Penanaman rumput vetiver ini bentuk gerak cepat untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo dalam rangka konservasi alam.

“Minggu lalu Pak Pangdam menyampaikan ingin  gerak cepat untuk mem-follow up instruksi Presiden terkait konservasi alam. Dan dalam waktu cepat juga langsung berkoordinasi dengan pihak Pemprov Jatim lewat Pak Sekda dan Kadis Kehutanan untuk kesiapan lahannya,” kata Khofifah.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, dan masyarakat melakukan gerakan penanaman vetiver di lereng gunung Semeru khususnya di Ranupani Kecamatan Senduro, Lumajang, Sabtu, 15 Februari 2020.
Advertisement

Khofifah menjelaskan bahwa vetiver tidak boleh ditanam di lahan konservasi. Untuk itu, pihaknya menyampaikan terima kasih pada kelompok tani hutan bersama Kodam V/Brawijaya yang sudah berkenan menanam vetiver.

Kali ini baru ditanam 50 ribu vetiver. Dalam seminggu ke depan akan terus ditanam sampai 200 ribu vetiver di bawah koordinasi tim dari Korem.

Dalam penanamannya, vetiver membutuhkan air yang banyak, sehingga memang harus ditanam saat musim hujan. Kelebihan vetiver sendiri yaitu memiliki akar yang bisa mencapai 6 meter ke bawah tanah. Sehingga vetiver menguatkan tanah dan mencegah erosi atau longsor.

“Kaberadaan vetiver diharapkan bisa memberikan daya tahan dari seluruh daya dukung alam dan lingkungan sekitar Ranupani,” kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Kekuatan daya dukung lahan ini akan berseiring dengan tradisi masyarakat menanam kentang. Sehingga, kegiatan menanam kentang tetap jalan tapi pada saat yang sama daya dukung lingkungan dan tanahnya tetap bisa dikuatkan.

“Jadi, tanam kentangnya tetap jalan dan daya dukung  lingkungan dan tanah tetap dikuatkan,” katanya.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi mengatakan penanaman vetiver ini bentuk sinergi antara Kodam V Brawjaya dengan Pemprov Jatim. Ke depan, penanamannya akan terus dilakukan di bawah koordinasi Korem dan Kodim di jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Penanaman ini tidak hanya di dataran tinggi. Bisa juga di tanggul sungai, karena fungsinya untuk mengikat tanah dan meminimalisasi dampak bencana longsor,” ujarnya.

Vetiver atau akar wangi (chrysopogon zizanioides) adalah tumbuhan sejenis rumput yang masuk dalam keluarga Poaceae dan berasal dari India. Akar wangi (vetiver) berkerabat dekat dengan sorghum, tetapi berbagi banyak karakteristik morfologi dengan rumput harum lainnya, seperti serai (lemongrass), palmarosa, dan citronella. (*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here