Resmikan Paviliun VVIP Covid, Bupati Kediri Minta Isoman Pindah ke Isoter  

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melihat pavilun VVIP Covid-19 di RSUD Simpang Lima Gumul (SLG), Rabu, 25 Agustus 2021. Foto: Dinas Kominfo Kab. Kediri
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Kediri menjadi prioritas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Salah satu yang menjadi sorotan adalah fasilitas untuk persalinan ibu hamil yang terkonfirmasi Covid-19.

Pemkab Kediri kali ini meluncurkan Pengembangan Layanan Isolasi, Program Telemedicine, persalinan ibu hamil Covid-19 di 33 Puskesmas se-Kabupaten Kediri, dan relawan penanganan Covid-19 di RSUD Simpang Lima Gumul (SLG), Rabu, 25 Agustus 2021.

Advertisement

Bupati Kediri yang hobi mengendari vespa ini menyebutkan salah satu indikator menurunnya jumlah pasien Covid-19 adalah tingkat Bed Occupancy Ratio (BOR). Ini terbukti dengan Kabupaten Kediri pernah mencapai angka BOR 116 persen dan hari ini turun jadi 58 persen. Sedangkan BOR di RSUD SLG berada pada 30 persen.

Peresmian gedung paviliun VVIP RSUD SLG yang digunakan untuk pasien Covid ini merupakan langkah untuk menekan BOR dengan menambahkan 66 tempat tidur.

“Paviliun VVIP ini menjadi gedung khusus penanganan pasien Covid,” ujar Hanindhito yang akrab dipanggil Mas Bup.

Pada kesempatan ini Mas Bup juga meluncurkan program telemedis berupa pendampingan 87 dokter di Kabupaten Kediri kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri. Program tersebut merupakan kerjasama Pemkab Kediri, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan 27 apotek yang tersebar di 26 kecamatan.

“Warga yang isolasi mandiri bisa menghubungi dokter pendamping, kemudian tinggal menebus obat di 27 apotek tersebut,” kata Mas Bup.

Mas Bup berharap masyarakat yang merasa tidak sanggup melakukan isolasi mandiri agar segera lapor kepada perangkat desa maupun kecamatan untuk segera bergeser ke Isolasi Terpadu (Isoter).

Pemkab Kediri akan memberikan bantuan kepada keluarga yang kepala keluarganya menjalani isolasi di Isoter.

“Saya sudah minta kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk bekerja sama. Jadi, kalau kepala keluarganya menjalani isolasi di Isoter, kita berikan bantuan khusus untuk keluarga yang berada di rumah,” kata Mas Bup. (*)