100 Pedagang Pasar Induk Pare Jalani Rapid Test Covid-19

Petugas melakukan rapid test pada pedagang Pasar Induk Pare, Kediri, Rabu, 8 September 2021. Foto: Dinas Kominfo Kab. Kediri
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Sebagai upaya deteksi dini dan mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Corona di lingkungan pedagang pasar, Dinas Perdagangan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menggelar rapid test massal bagi pedagang di Pasar Induk Pare, Rabu, 8 September 2021.

Sedikitnya 100 pedagang melakukan test cepat Covid-19 tersebut. Rapid test di pasar tradisional dan kewajiban menggunakan masker diberlakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran dan penularan virus Corona, termasuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Advertisement

Kegiatan rapid test di kawasan Pasar Induk Pare dilakukan karena pasar tersebut dinilai rentan penyebaran Covid-19. Kegiatan jual beli di pasar memiliki mobilitas yang cukup tinggi dengan masuknya warga dari berbagai wilayah sekitar Kabupaten Kediri, sehingga perlu perhatian khusus terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan jumlah pedagang yang ada di Pasar Induk Pare mencapai sekitar 600 orang, namun pada hari ini hanya terdapat sekitar 350 orang.

“Dari 350 orang yang ada di Pasar Induk Pare, dilakukan sampling acak terhadap 100 orang pedagang,” kata Tutik.

Tutik menambahkan jika ditemukan pedagang yang reaktif namun tidak menunjukkan gejala, maka akan dilakukan rapid test kedua dan diimbau melakukan isolasi mandiri. Jika pada rapid test kedua masih tetap menunjukkan hasil reaktif, maka akan dilakukan tes usap atau swab testRapid test massal terhadap pedagang pasar ini akan terus dilakukan di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Kediri secara bergantian.

Dalam kegiatan rapid test tersebut, petugas Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Forkopimca Pare juga memberikan imbauan kepada seluruh pedagang dan pengunjung pasar untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19. (*)