Kampung Tahu Tinalan, Wisata Edukasi Kuliner Khas Kota Kediri

KAMPUNG TAHU. Salah satu pembuat tahu di Kampung Tahu Kelurahan Tinalan Gang 4, Kota Kediri. Foto: Dinas Kominfo Kota Kediri
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Tak dapat dipungkiri, Kelurahan Tinalan Gang 4, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, telah menjadi sentra pembuatan tahu sejak puluhan tahun lalu. Pembuatan tahu yang sangat dijaga kualitasnya sudah diwariskan secara turun-temurun. Hal ini yang menjadikan Kelurahan Tinalan Gang 4 dijadikan Kampung Tahu wisata edukasi pembuatan tahu di Kota Kediri.

Banyak wisatawan saat berkunjung ke Kota Kediri singgah di sini untuk membeli oleh-oleh makanan olahan berbahan kedelai tersebut. “Jadi sebanyak 34 produsen tahu berada di sepanjang Kelurahan Tinalan Gang 4 ini. Rata-rata pembuatan tahu ini sudah dijalankan sejak puluhan tahun lalu secara turun-temurun,” ujar Kepala Kelurahan Tinalan, Yusuf Iswanto, Senin, 13 September 2021.

Advertisement

Tak hanya pembuatan tahu, masyarakat juga membuat inovasi berbagai macam olahan makanan dari tahu, di antaranya stik tahu, tahu walik, coklat tahu, dan berbagai macam olahan tahu lainnya.

BACA : Pembuat Tahu Kediri, Pertahankan Tradisi hingga Edukasi ke Generasi Muda

“Kita selalu mendukung apa yang dilakukan masyarakat seperti membuat berbagai inovasi dari olahan tahu. Kita juga selalu berkomunikasi dengan paguyuban para produsen tahu ini agar keluh kesah mereka dapat tersalurkan serta dapat membantu mereka jika mengalami kendala,” kata Yusuf.

Dalam menjalankan suatu usaha, diperlukan inovasi dan peluang usaha lain yang bisa dikembangkan dari bisnis yang dijalani. Salah satunya seperti yang dilakukan Supingi. Pemilik dari brand Stik Tahu Wijaya Kembar ini bergerak di bidang pembuatan olahan makanan dari tahu.

“Alasan saya bergerak dibidang olahan makanan dari tahu karena peluang usahanya yang cukup besar. Karena kebanyakan para produsen tahu ini hanya membuat tahu saja, tidak membuat produk olahan lain. Jadi saya lihat peluang di bidang makanan olahan dari tahu ini sangat besar,” katanya.

BACA: Evaluasi Birokrasi Tahun 2020, Tiga OPD Pemkot Kediri Naik Predikat

Sementara itu, pemilik brand Tahu 99, Jamaludin, mengatakan walaupun ia sudah pernah mengalami naik turunnya usaha pembuatan tahu, namun ia tetap bertahan di bisnis ini karena juga ingin menjaga makanan khas dari Kota Kediri tersebut.

“Karena Kota Kediri ini tidak lepas dari makanan tahu, jadi saya masih bertahan di bisnis ini sejak 2005. Karena jika wisatawan ketika ke sini pasti mereka akan mencari tahu sebagai oleh-olehnya,” katanya.

Tak lupa ia berterima kasih kepada Pemkot Kediri karena sudah menjadikan wilayah Tinalan Gang 4 menjadi wisata edukasi Kampung Tahu pada 2019. Jamaludin yang juga Ketua Paguyuban Kampung Tahu merasa bangga karena daerahnya dijadikan sebagai Kampung Tahu.

“Terima kasih atas perhatian Pemkot Kediri dan Walikota Kediri karena sudah menjadikan wilayah kami menjadi Kampung Tahu. Semoga dengan dijadikannya Kampung Tahu ini bisa menjadi penyemangat kami sebagai produsen tahu di Kota Kediri,” katanya. (*)