Mensos Risma dan Mas Dhito Beri Bantuan Atensi Hasil Scanning Media

Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama penerima bantuan Atensi di Pendapa Panjalu Jayati Pemkab Kediri, Minggu, 13 Februari 2022. Foto: Kemensos
Advertisement

IDEALOKA.COM (Kediri) – Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat di Kabupaten Kediri. Data ini berdasarkan hasil scanning dari media dan juga media sosial.

Didampingi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, kunjungan Risma dalam rangka program pemberian bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dan bantuan kewirausahaan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Ada sebanyak 32 penyandang disabilitas dan lima orang mantan pengguna napza yang menerima bantuan.

Advertisement

“Bantuan yang kita sampaikan berdasarkan hasil scanning ini memang bervariasi sesuai kebutuhan penerima,” kata Risma saat menyerahkan bantuan di Pendapa Panjalu Jayati, Minggu, 13 Februari 2022.

Bantuan kewirausahaan yang diserahkan di antaranya mesin cuci, mesin jahit, kambing, alat pertanian serta perlengkapan toko kelontong sebagai modal untuk membuka usaha. Selain itu, Risma juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah, sepatu, dan baju.

“Bantuan kami berikan kepada penyandang disabilitas dan ekspengguna narkoba, kemudian kami ajak untuk berwirausaha. Karena saya percaya bahwa semua pasti bisa,” katanya.

Keyakinan tersebut berdasarkan pengalamannya dengan salah satu eks-ODGJ yang kemudian diberikan bantuan berupa kambing untuk membuka usaha dan ternyata usahanya bisa berjalan dengan baik.

“Tidak ada usaha yang langsung berjalan mulus, tapi paling tidak ada proses yang berjalan untuk berusaha lebih,” ujarnya.

Risma mengatakan program ini memang bertujuan membantu permasalahan sosial yang terjadi di Indonesia. Sekecil apapun masalah yang terjadi akan terjaring scanning yang dilakukan baik melalui media ataupun media sosial.

Kemensos mempersiapkan tim scanning media dan media sosial. Proses scanning dilakukan dengan mencari kata kuci seperti disabilitas, miskin, teraniaya, disiksa, dan sebagainya. Selama ini, ada sekitar 10-20 PPKS dari berbagai daerah yang terjaring dalam satu hari proses scanning.

Selain itu, Kemensos juga memiliki balai-balai sosial yang tersebar di seluruh Indonesia untuk melakukan pemantauan dan evaluasi sebagai tindak lanjut proses scanning.

“Sudah banyak yang menerima bantuan dari program ini dan nantinya melalui balai yang tersebar di seluruh Indonesia akan terus memantau dan mengawal sampai bantuan ini benar-benar bermanfaat dan usaha mereka berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengapresiasi program Kementrian Sosial. Dhito berharap bantuan yang diberikan bisa membuat taraf hidup penerima manfaat meningkat sekaligus menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Salah satu bantuan diberikan kepada orang tua dari balita penderita tumor mata dari Desa Kedungsari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri yang saat ini sudah mendapat penanganan yang seharusnya.

Risma dan Dhito memberikan satu unit sepeda motor pada pria ini karena telah menjual beberapa harta benda termasuk sepeda motor yang digunakannya untuk bekerja.

“Kami mengapresiasi atas bantuan ini, apalagi bentuk bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat, sehingga dapat digunakan secara maksimal,” kata Dhito. (*)