Mas Bup Dhito Tinjau Vaksinasi Covid Massal, Akan Dilaksanakan Rutin  

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Stadion Canda Bhirawa, Kediri, Sabtu, 26 Juni 2021. Foto: Dinas Kominfo Kab. Kediri
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Sabtu, 26 Juni 2021, seluruh jajaran Polri se-Indonesia menggelar vaksinasi massal serentak dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75 yang diperingati setiap 1 Juli.

Di Kabupaten Kediri, kegiatan ini dipusatkan di Stadion Canda Bhirawa dan dihadiri Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri beserta Gugus Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri.

Advertisement

Tidak kurang dari 1.200 masyarakat hadir pada kegiatan vaksinasi massal ini. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara terjadwal untuk menghindari kerumunan.

Mas Bup Dhito mengapresiasi penyelenggaraan vaksinasi massal yang dilakukan jajaran Polres Kediri. Dhito berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin, bukan hanya pada saat menjelang HUT Bhayangkara.

BACA : Kasus Covid pada Anak Melonjak, Khofifah Minta Orang Tua Waspada

“Saat saya berdiskusi dengan Kapolres, diketahui animo masyarakat Kabupaten Kediri sangat bagus. Apalagi setelah adanya izin untuk usia 18 tahun ke atas diperbolehkan untuk vaksin,” katanya.

Dhito menambahkan dalam waktu dekat akan diadakan rapat bersama bagaimana agar kegiatan vaksin massal bisa lebih merata.

“Mungkin dengan membagi lokasi menjadi tiga tempat seperti di lapangan Canda Bhirawa, seputaran Simpang Lima Gumul, dan satu titik di wilayah barat sungai. Apabila satu titik rata-rata 1.200 peserta, tidak menutup kemungkinan dengan tiga lokasi yang berbeda kita bisa memberikan vaksin kepada masyarakat dalam satu hari sekitar 5.000 orang atau dengan target tiap minggunya sekitar 10.000 orang,” kata Mas Bup.

Di lokasi yang sama, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menyampaikan bahwa jajaran kepolisian mengajak masyarakat peduli kesehatan dengan melakukan vaksinasi, seperti halnya kegiatan vaksinasi massal ini.

BACA : Hindari Stigma, WHO Ganti Nama-Nama Varian Mutasi Covid-19

“Antusias masyarakat sangat tinggi, hingga kita harus menjadwalkan ulang kembali. Karena kuota yang kita siapkan 1.200 vaksin, akan tetapi yang hadir sekitar 2.000 orang. Hal ini menjadi acuan kami untuk lebih meningkatkan pelaksanaan vaksinasi,” kata Lukman.

Menurut Lukman, kegiatan vaksinasi ini akan ditingkatkan dan menjadi agenda rutin. Tidak hanya hari ini saja, namun akan dilakukan secara berkesinambungan untuk meyukseskan program serbuan vaksinasi nasional 1 juta dosis per hari.

“Selain agenda vaksinasi massal, kita optimalkan PPKM mikro untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Selama ini PPKM mikro dinilai efektif dan mengakomodir beberapa kepentingan, seperti ekonomi dan kesehatan berjalan beriringan. Untuk daerah yang masuk zona merah kami lakukan lockdown, treatment, atau intervensi,” kata Lukman. (*)