Satgas DPP Partai Demokrat Siap Menangkan Dhito-Maria di Pilkada Kediri

Calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kaos hitam) bersama Satgas Pemenangan DPP Partai Demokrat.
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menemui Satgas Pemenangan DPP Partai Demokrat di kediaman Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat Subianto usai blusukan ke Pasar Dinoyo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Rabu, 4 November 2020.

Mas Dhito sapaan akrab putra Sekertaris Kabinet RI Pramono Anung ini ditemui Satgas Pemenangan DPP Partai Demokrat Farhan Efendi. Menurut Farhan, kedatangannya ke Kediri untuk memastikan jika mesin Demokrat berjalan maksimal untuk mendukung pasangan Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Maria Ulfa di Pilkada Kabupaten Kediri 2020.

Advertisement

BACA : Gus dan Alumni Ponpes Al Falah Ploso Dukung Calon Tunggal Dhito-Dewi di Pilkada Kediri

“Satgas pemenangan untuk memastikan dalam rangka mesin Demokrat mendukung calon yang didukung Partai Demokrat, termasuk Mas Dhito dan Mbak Dewi,  semuanya baik ranting PAC wajib hukumnya dukung pasangan ini,” kata Farhan.

Lebih lanjut, menurut Farhan, Satgas DPP Partai Demokrat ini akan berada di Jawa Timur hingga pemungutan suara Pilkada 9 Desember 2020. “Kita keliling, kampanye di sini, sedikit pun yang ada di Demokrat ada hubungan lokus yang bermanfaat untuk Mas Dhito akan kita maksimalkan dan dorong agar menang dan bermanfaat bagi masyarakat Kediri,” katanya.

BACA : Pilkada Kediri, Dhito-Ulfa Klaim Unggul 83 Persen Versi Polling Online

Hal yang sama diungkapkan Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat Subianto. Menurutnya, di Kecamatan Kepung pihaknya menargetkan 90 persen suara untuk kemenangan pasangan tunggal ini. “Kami all out memenangkan Mas Dhito, partai kita tidak main-main memenangkan Mas Dhito,’ katanya.

Dia berpesan jika pasangan Dhito-Maria terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kediri antara lain agar memberikan perhatian yang serius terhadap tiga persoalan ini. “Jangan lupakan petani karena 75 persen penduduk petani, pelaku UMKM yang saat ini terdampak Covid, dan koperasi yang merupakan tiang ekonomi Jatim. Seperti izin jangan dipersulit, diberikan kemudahan mendapatkan kredit, dan fasilitas lainnya,” ucapnya. (*)