Bantu UMKM di Masa Pandemi, Pemkab Kediri Gelar Pelatihan Pemasaran Online

0
29
Pemkab Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) mengadakan Pelatihan Pemasaran Online untuk pelaku UMKM di Aula DPMPD Kabupaten Kediri, Kamis, 3 Desember 2020. Foto: Dinas Kominfo Kab. Kediri
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) mengadakan Pelatihan Pemasaran Online untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan pelatihan berlangsung di Aula DPMPD Kabupaten Kediri. Pelatihan diikuti 30 pelaku UMKM yang dilaksanakan sebanyak 20 angkatan.

Advertisement

“Pelatihan ini untuk membantu aktivitas berjualan bagi pelaku usaha PK5, UMKM, maupun sektor pariwisata. Apalagi yang mengalami lockdown pada masa pandemi,” kata Kepala DPMPD Kabupaten Kediri D.Sampurno, Kamis, 3 Desember 2020.

BACA : Cegah Covid, Belanja Sayuran Online dan Barang Digantung di Pagar

Menurutnya, penjualan produk bagi pelaku usaha sangat menurun di masa pandemi Covid-19. Pelatihan ini diharapkan menjadi solusi pelaku usaha untuk beralih dari pemasaran konvensional ke pemasaran berbasis online atau digital.

Sampurno juga menjelaskan selain pelaku usaha, kegiatan pelatihan juga diperuntukkan teman-teman disabilitas di Kabupaten Kediri. Dengan terus berproduksi, pelaku usaha bisa terus memutar roda perekonomian masing-masing.

BACA : Dekranasda Kabupaten Kediri ‘Menimba Ilmu’ ke Dekranasda Jawa Timur

“Karena pandemi, awalnya direncanakan pelatihan secara virtual. Namun dikaji lagi belum mengena, akhirnya dilakukan dengan pambatasan kuota peserta, maksimal 30 orang,” katanya.

Sampurno mengungkapkan pemateri dalam pelatihan ini merupakan para praktisi yang ahli di bidangnya. Selain mendapatkan teori, peserta juga mempraktikkan materi yang mereka terima.

“Saat ini tren pemasaran berbasis digital. Pemateri dipilih dari praktisi pelaku usaha yang sudah berhasil. Harapannya, meningkatkan produktivitas di masa pandemi ini,” ujarnya. (*)