Mbak Chica Dikukuhkan sebagai Bunda GenRe Kabupaten Kediri

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Haninditho (Mbak Chica) secara virtual dikukuhkan menjadi Bunda Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kediri oleh Bunda GenRe Jawa Timur Arumi Bachsin di Pendapa Kabupaten Kediri, Selasa, 9 Maret 2021. Foto: Dinas Kominfo Kab. Kediri
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Haninditho secara virtual dikukuhkan menjadi Bunda Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kediri oleh Bunda GenRe Jawa Timur Arumi Bachsin di Pendapa Kabupaten Kediri, Selasa, 9 Maret 2021.

Dengan menjalankan prokes pencegahan Covid-19 dengan ketat, hadir pula dalam acara tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kediri Prendah Reni Retnowati dan Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri Nurwulan Andadari beserta jajaran.

Advertisement

Setelah penandatatangan Ikrar Bunda GenRe Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Haninditho yang akrab disapa Mbak Chica menyampaikan siap melaksanakan tugas dan kewajiban serta tanggung jawab terkait program persiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan generasi berencana dalam menghantarkan remaja Jawa Timur sebagai Generasi Emas 2045.

BACA : Pesan Mas Bup Dhito, Tingkatkan Kinerja dan Lebih Responsif kepada Masyarakat

“Saya sangat mendukung anak-anak generasi berencana Kabupaten Kediri dalam memberikan kegiatan yang becita rasa remaja kegiatan inovatif dan kreatif,” katanya.

Mbak Chica juga mengajak para remaja Kabupaten Kediri untuk selalu bergerak dan berkolaborasi dalam karya dan aksi nyata serta meningkatkan produktivitas dan juga selalu menjaga kesehatan.

“Mari kita berjalan beriringan mewujudkan remaja Kediri yang kreatif, optimis, sehat, cerdas, dan ceria,” kata Mbak Chica.

BACA : Ketua Forikan Jatim Arumi Minta Konsumsi Ikan Terus Ditingkatkan

Mbak Chica juga berpesan bahwa masa remaja adalah hal yang pasti dilewati tetapi menjadi remaja yang produktif adalah sebuah pilihan. Oleh karena itu, para pemaja diharapkan dapat menggunakan masa muda dengan sebaik-baiknya untuk menggapai masa tua yang bahagia.

“Tunda nikah usia dini. Yuk, menikah di usia ideal, perempuan minimal usia 21 tahun dan juga laki-laki minimal usia 25 tahun,” ujarnya.

Terakhir, Mbak Chica memberikan sebuah pantun. “Isuk-isuk sarapan pecel lele, awan-awan ngombe es duren. Ayo remaja nerapne GenRe, amprih dadi remaja keren (Pagi-pagi makan sarapan pecel lele, siang minum es duren. Ayo remaja menerapkan GenRe, agar jadi remaja keren),” ucapnya. (*)