Program Pemberdayaan Masyarakat yang Ditawarkan Mas Dhito Mulai Berjalan

0
10
BLUSUKAN. Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kaos hitam) yang akrab disapa Mas Dhito saat berada di Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Kamis, 5 November 2020.
Advertisement

idealoka.com (Kediri) – Program-program pemberdayaan masyarakat yang ditawarkan calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang akrab disapa Mas Dhito direspons positif masyarakat. Bahkan sudah ada yang berjalan atau terlaksana.

Program-program tersebut di antaranya pertanian organik, legalitas UMKM, dan program bedah rumah untuk warga kurang mampu.

Advertisement

Dalam kunjungannya di Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Kamis, 5 November 2020, Ditho menjelaskan kepada warga bahwa ia berkomitmen dengan program yang dijalankannya. Pihaknya mengakui jika selama ini banyak calon kepala daerah jika terpilih lupa pada janji-janji politiknya.

BACA : Satgas DPP Partai Demokrat Siap Menangkan Dhito-Maria di Pilkada Kediri

“Ini yang akan saya jaga. Artinya apa, di sini perlu kita saling menjaga komitmen,” ujarnya di depan warga setempat.

Ditho menjelaskan penduduk Kabupaten Kediri mayoritas petani. Oleh karena itu, program yang saat ini sedang digalakan yakni pertanian organik. Program tersebut saat ini sudah dijalankan di beberapa kecamatan. Menurutnya, saat ini banyak kecamatan yang meminta untuk diberikan pelatihan-pelatihan tentang pertanian organik.

“Program yang sudah tereksekusi yakni program tani organik dan sudah berjalan di lima kecamatan. Bahkan ternyata ada enam kecamatan lagi yang minta untuk diberikan pelatihan pupuk organik. Dalam program ini, narasumber dan bahan baku sudah kita sediakan semua, jadi petani dan Gapoktan tinggal hadir mengikuti saja. Kita akan berikan edukasi bagaimana manfaat antara pupuk organik dan bahayanya pupuk kimia,” katanya.

Program lain yang juga sudah dilaksanakan yakni program bedah rumah. Dalam program ini, sudah 45 persen rumah warga Kabupaten Kediri yang hampir selesai dilakukan renovasi.

BACA : Gus dan Alumni Ponpes Al Falah Ploso Dukung Calon Tunggal Dhito-Dewi di Pilkada Kediri

“Karena ada program BSPS dan siapapun boleh mengusulkan. Untuk Kabupaten Kediri hari ini sekitar 344 rumah yang sudah tereksekusi dan sudah hampir 45 persen finishing sudah bisa ditempati,” ujarnya.

Program lain seperti legalitas UMKM, menurut Ditho, juga direspons positif dan animo pelaku UMKM di Kabupaten Kediri sangat tinggi dalam pengurusan izin. Hal itu terlihat pada kenaikan sebesar 50 persen pelaku UMKM yang masuk untuk pengurusan izin.

“Dalam bayangan saya dulu di awal hanya 500-an produk UMKM yang izinnya kita bantu buatkan. Tapi ternyata hari ini sudah mencapai 1.100 izin yang masuk ke kami. Dan semua kita bantu buatkan izinnya. Dari ribuan ini, kita cek lagi dan yang sudah potensial ada sekitar 49 UMKM yang sudah memenuhi persyaratan dan juga kita berikan bantuan modal sebesar Rp40 juta untuk satu grup UMKM. Harapanya semua terealisasi,” katanya. (*)